Ayooo Mengantri


Anjing polisi mengantri makanan (foto: Reddit/Starchand/via metro.co.uk)

Seorang guru di australia pernah berkata :”kami tidak terlalu khawatir jika murid-murid kami disekolah dasar tidak pandai matematika. Kam jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri”. Sewaktu ditanya mengapa, karena yang terjadi dikebanyakan negara termasuk indonesia adalah sebaliknya. Inilah jawaban mereka :
Karena hanya butuh waktu 3 bulan secara intensif untuk melatih anak bisa matematika. Sementara perlu waktu 12 tahun atau lebih untuk melatih anak agar bisa mengantri dengan baik dan benar
Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika, kecuali TAMBAH, KURANG, KALI, BAGI
Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari siswa yang kelak akan memilih profesi dibidang yang berhubungan dengan matematika. Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan “ETIKA MORAL” dan pelajaran berharga dari mengantri disepanjang hidup mereka kelak. Memang ada pelajaran berharga dari MENGANTRI ?” Ya ! banyak sekali pelajaran berharganya, yakni :
-Anak belajar management waktu. Jika ingin mengantri paling depan, harus datang lebih awal dan itu butuh persiapan awal.
-Anak belajar bersabar, menunggu giliran tiba, terutama jika ia diantrian paling belakang
-Anak belajar menghormati hak orang lain. Yang datang lebih awal dapat giliran lebih dahulu dan tidak merasa dirinya paling penting
-Anak belajar berdisiplin. Aturan mengantri adalah tidak menyerobot dan itu berarti tidak mengambil hak orang lain
-Anak belajar kreatif. Untuk mengatasi kebosanan saat mengantri merangsang berpikir untuk melakukan suatu aktivitas (misalnya membaca buku, mendengarkan audio book dll)
-Anak belajar bersosialisasi. Menyapa dan mengobrol dengan orang lain diantrian
-Anak belajar tabah. Menjalani proses dalam mencapai tujuannya, sehingga tidak melegalkan cara-cara kotor dalam mencapai tujuan