Belajar Dari Michael Jackson


Di beberapa kelas training saya, banyak yang sering menanyakan bagaimana caranya agar cepat naik pangkat, dapat gaji gede jika dia seorang karyawan atau bagaimana bisa menjual barang atau jasa yang berharga mahal jika ia seorang pengusaha ataupun sales. Seringkali diantara kita merasa kebingungan melihat fenomena ada orang yang dengan ”mudahnya” mendapatkan bayaran yang fantastis ratusan jutaan per bulannya disisi lainnya banyak orang yang mempunyai penghasilan lima koma, artinya setiap setelah tanggal lima nasibnya sudah koma alias amblas gajinya.

 

Beberapa waktu lalu saya menonton  sebuah tayangan ditelevisi, di sana menayangkan “behind the scene” konser sang superstar pop Michael Jackson (MJ). Penyanyi yang terkenal dengan “Moon walk” nya atau gerakan “patah-patah” versi robotnya itu di syuting pada saat latihan sebelum konser. Terlepas dari masalah pribadinya yang fenomenal, pada saat latihan benar-benar terlihat “kemaestroan” sang Michael Jackson. Bayangkan hanya untuk mempersiapkan konser musik yang hanya 2 jam, Michael Jackson dan crew nya berlatih hingga 2 bulan dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu, dengan durasi sekali latihan bisa 4 jam. Jika kita kalkulasikan jam latihan yang dilakukan Michael Jackson untuk menyiapkan konser yang hanya 2 jam sebesar  (2 bulan x 4 minggu x 3 latihan x 4 jam ) = 96 jam. Yang lebih dahsyat lagi Michael Jackson memilih bekerja sama dengan orang-orang terbaik dibidangnya, penari  latar terbaik, musisi terbaik, lighting terbaik, koreografer terbaik. Yang terakhir, ketika prosesi latihan Michael Jackson benar-benar terlihat menikmati serta mencintai sesi demi sesi latihannya, walaupun melelahkan. Yang terakhir ini yang membuat saya salut, sang superstar mengatakan “ saya melakukan ini karena saya mencintai penonton saya dan saya ingin memberikan yang terbaik buat orang yang cintai”.

 

Hebatnya lagi, pada saat konser sesungguhnya sang MJ beserta crewnya memberikan penampilan yang spektakuler dengan ribuan penonton yang merasa puas. Tidak heran jika MJ dibayar super duper mahal, karena persiapannya yang luar biasa dan bisa memberikan kepuasan pada “pemakai jasanya” yaitu penontonnya.

 

So, jika Anda ingin dibayar mahal seperti MJ, Yang pertama adalah temukan alasan mengapa anda mencintai pekerjaan atau profesi Anda. Bisa jadi karena ini adalah bidang yang “Gue banget”  buat Anda, bisa jadi karena ini adalah kebanggaan keluarga anda atau bisa jadi karena alasan profesi ini adalah wadah anda untuk berkontribusi yang kedua “perkeras” latihan Anda dengan cara perbanyak frekuensi jamnya , perbaiki terus kualitasnya dengan mencoba kemudian evaluasi terus dicoba lagi dengan perbaikan. Yang Ketiga  bersinergilah dengan orang-orang yang terbaik dibidangnya, kemudian temukan orang-orang yang Anda butuhkan sehingga bisa membuat hasil karya Anda spektakuler…

Selamat mencoba….

 

SALAM SUKSES

Coach Asnando Danu