Menyambut Keemasan Masa Pensiun

Menyambut Keemasan Masa Pensiun

Masa pensiun bagi sebagian besar orang dianggap sebagai kiamat kecil dalam kehidupan, karena akhir dari segala akhir .  Berakhirnya pendapatan bulanan sebagai sumber kehidupan bagi keluarga, akhir dari kebahagiaan karena hilangnya kekuasaan dan kewenangan dilingkungan kerja dan akhir dari kesehatan karena berkurangnya usia. Masa pensiun seringkali dianggap sebagai sebuah kenyataan yang tidak menyenangkan sehingga menjelang masanya tiba sebagian orang sudah merasa cemas karena tidak tahu kehidupan seperti apa yang akan dihadapi dikemudian hari.

Anggapan diatas sangatlah keliru, karena sesungguhnya masa pensiun adalah masa puncak kehidupan seseorang, dimana dengan pengalaman, kemampuan, pengetahuan serta jaringan yang dimiliki selama ini seseorang dengan leluasa membangun sumber pendapatan didunia usaha dengan mengembangkan potensi dan talenta yang dimiliki, meluangkan lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan keluarga yang dicintai, merealisasikan impian-impian yang belum tercapai dan yang paling penting mampu melanjutkan pengembangan diri dan membangun karya yang berarti bagi keluarga yang dicintai dan lingkungan dimana dia berada. Ada beberapa tips bagaimana menyambut masa pensiun sebagai masa keemasan bukannya sebagai masa kecemasan :

Ubah fokus Anda

Jika selama ini kita beranggapan bahwa masa pensiun adalah masa kecemasan, berarti kita sedang berfokus pada hal-hal negatif ketika kita pensiun, misal : Tidak adanya penghasilan tetap tiap bulannya beserta fasilitasnya, tidak adanya wewenang ataupun kekuasaan kepada anak buah, kesehatan yang menurun karena bertambahnya usia, bingung mau ngapain karena tidak ada aktivitas yang jelas. Mulai sekarang ubah fokus anda dengan cara melist hal-hal positif apa yang bisa anda nikmati ketika pensiun, misalkan : ketika pensiun anda memiliki waktu yang sangat luang untuk bercengkerama dengan keluarga, istri , anak bahkan cucu-cucu anda yang lucu, bergaul dengan kawan karib anda sehingga hidup anda akan lebih bahagia. Anda juga mempunyai cukup waktu untuk berolahraga kesenangan anda, melakukan aktivitas hoby anda, melakukan check up rutin sehingga tubuh anda akan menjadi lebih bugar dan kondisi kesehatan lebih terjaga.. dan yang terpenting kita bisa Melakukan ibadah spiritual lebih khusyuk dengan bisa sholat lima waktu dimasjid mungkin, atau rutin kegereja sehingga hidup kita menjadi lebih tenang.

 

Desain kembali “hidup Anda”

“kehidupan emas” dimulai saat kita bisa bebas menentukan pencapaian hidup kita. Dan salah satunya ketika kita sudah pensiun, dimana kebebasan waktu , kebebasan status sdh kita capai. Buat lah pencapaian jangka panjang , misalkan hidup lebih sehat dengan mengatur pola makan, pola istirahat, pola olahraga. Meningkatkan kemampuan diri dibidang tertentu dengan rajin mengikuti seminar, workshop dsb. Meningkatkan pendapatan dengan membuka bisnis, menjadi investor dan sebagainya. Susunlah rencana aktivitas harian anda selama seminggu setiap bulannya

 

Kelola uang pesangon dengan bijak

Salah satu yang ditunggu-tunggu saat pensiun adalah uang pesangon. Uang pesangon biasanya jumlahnya sangat besar dibandingkan dengan gaji bulanan. Tapi hati-hati jika tidak pandai mengelolanya uang pesangon sebesar apapun bisa “hilang” sekejap apalagi dipakai untuk konsumtif. Sebaiknya uang pesangon dipilah-pilah, ada berbagai macam saran untuk memilah-milah prosentase penggunaan uang pesangon, salah satunya adalah format 20:10:50:10:10 artinya 20 % buat investasi usaha , yang diharapkan bisa memberikan penghasilan pasif untuk membiayai hidup kita sehari-hari. 10% buat biaya edukasi diri, agar kita mampu menjadi investor atau pebisnis yang handl. 50% buat kehidupan sehari-hari. 10% buat amal atau sumbangan bisa juga untuk ibadah (umroh, haji , mengunjungi tempat suci), sehingga membawa ketenangan dalam hidup. 10% untuk  biaya refreshing, berlibur atau membeli suatu barang yang diinginkan

 

Gabung dengan komunitas positif :

Bergabung dengan komunitas, apapun itu juga, bisa komunitas hoby, komunitas keagamaan, komunitas usaha atau bahkan komunitas olah raga sekalipun membuat kita tetap merasa “punya kontribusi”untuk saling berbagi dan menerima inputan informasi terkini. Hal itu akan membantu memberikan “stimulan” pada pikiran kita untuk terus  menerus mengolah informasi, dampak positifnya bisa terhindar dari kepikunan dan hidup kita akan terasa lebih berarti.

 

So..para pensiunan atau calon pensiunan yang terkasih, mulai sekarang mari ubah masa pensiun Anda dari masa kecemasan menjadi masa keemasan.