Push Your Limit


Beberapa bulan ini , saya sering melakukan perjalanan surabaya- bali PP. Jika lagi ingin nyantai saya biasanya lebih memilih naik travel. Karena sudah jadi langganan travel , saya sudah kenal akrab dengan beberapa driver  travel. Banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari obrolan dengan bapak-bapak driver, mulai dari resep tidak ngantuk ketika nyetir jarak jauh sampai nilai-nilai kehidupan.

 

Salah satu nilai kehidupan yang bisa saya ambil dari seorang driver yang masih sangat muda. Sang driver sebelum  bergabung travel, gabung dengan perkeb unan cabai didaerah banyuwangi. Tugasnya mengantarkan cabai dari banyuwangi ke jakarta. Yang saya geleng-geleng kepala para driver ini dibiasakan dan dipacu oleh “juragan” cabai untuk melakukan perjalanan banyuwangi – jakarta selama 17 jam !! Padahal normalnya perjalanan banyuwangi-jakarta 24 jam. Pertimbangan sang juragan semakin cepat cabai sampai dipasar jakarta , maka harga cabai mereka bisa tinggi dibandingkan cabai daerah lain, maklum supllier cabai tidak hanya dari banyuwangi tapi juga dari jawa tengah dan jawa barat.

 

Hebatnya lagi, hampir 90% perjalanan mereka mencapai target 17 jam. Mereka rela untuk mengorbankan jam-jam istirahat , makan yang seharusnya mereka lakukan sambil berhenti tapi mereka lakukan sambil menyetir. Bahkan mereka berani mengambil resiko untuk memecah kemacetan didaerah depok mereka ber”negosiasi” dengan polisi lalu lintas untuk memakan separuh trotoar alias satu bagian roda naik ke trotoar. Mereka benar-benar “push the limited” mereka.

 

Setelah saya tanya apa yang menyebabkan para driver “nekad” melakukan sesuatu yang tidak “biasanya” karena sang juragan menjanjikan uang “sentitan” atau uang tambahan 750rb diluar fee normal jika para driver mampu melakukan perjalanan banyuwangi – jakarta 17 jam atau kurang. LUAR BIASA.

 

Sahabat, kita juga bisa melakukan “push the limit” dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita biasanya meluangkan waktu produktif hanya 8 jam sehari, sedangkan sisanya enggak jelas peruntukkannya, mulai sekarang kita bisa  mencoba menambah jam produktif sampai 16 jam sehari mungkin. Caranya sederhana, tentukan kegiatan produktif apa yang ingin anda lakukan atau tambah. Misalkan , jika setiap hari kita luangkan waktu 3 jam untuk upgrade diri, kemampuan yang menjadikan diri kita expert. Kemudian tentukan reward (hadiah) yang kita dapat jika kita berhasil mencapainya. Rewardnya sederhana saja tapi sesuatu yang anda sukai, misal rewardnya adalah makan es krim kesukaan kita. Lakukan terus menerus selama 22 hari , maka hari ke-23 tubuh anda akan membentuk kebiasaan baru positif tersebut.

SALAM SUKSES

Coach Asnando Danu